Kiat Memilih dan Merawat Akuarium Ikan Mas Koki Bagi Pemula

Akuarium ikan mas koki – Memelihara ikan mas koki memerlukan akuarium yang layak, agar ikan dapat tumbuh sehat dan panjang usianya. Selain sebagai tempat pemeliharaan ikan, akuarium juga dapat dijadikan penghias ruangan. Namun bila Anda adalah pemula, maka sebelumnya pelajari dulu cara mengkondisikan akuarium ikan mas koki.

Memilih Akuarium Ikan Mas Koki

https://i0.wp.com/jalurbudidaya.com

Anda dapat membeli akuarium untuk budidaya ikan mas koki dalam keadaan lengkap. Akuarium yang paling sesuai dengan ikan mas koki adalah yang berbentuk persegi panjang.

Bentuk persegi panjang akan membuat tampilan ikan mas koki terlihat sempurna. Kini ada akuarium persegi panjang dengan kaca yang melengkung di bagian depan untuk menjadikan bidang pandang terkesan lebih luas.

Selain bentuk, ukuran akuarium ikan mas koki harus disesuaikan dengan ikan yang dipelihara. Akuarium untuk ikan mas koki tidak perlu terlalu tinggi, tetapi membutuhkan permukaan yang lebih luas. Perbandingan panjang, lebar, dan tinggi yang ideal yaitu 10:5:5.

Membuat Akuarium Ikan Mas Koki

https://widiandp.files.wordpress.com

Anda juga dapat membuat akuarium ikan mas koki sendiri sesuai dengan selera dan bujet yang ada. Akuarium sederhana dapat dibuat dari kaca yang direkatkan satu sama lain. Akuarium seperti ini hanya cocok untuk memelihara ikan dalam jumlah sedikit.

Jika Anda hendak memelihara ikan dalam jumlah banyak, maka buatlah akuarium dengan bingkai aluminium, kayu, atau teraso. Bahan-bahan tersebut cocok untuk menahan tekanan air.

Minimal akuarium harus mampu menampung air sebanyak 38 liter atau 10 galon. Jika ikan lebih besar dan banyak, maka daya tampungnya perlu disesuaikan. Volume air sebanyak ini sudah cukup aman bagi ikan. Setelah menyiapkan akuarium, sediakan juga beberapa peralatan penunjang, seperti:

1. Filter

Air akuarium dapat menjadi kotor karena sisa makanan dan kotoran ikan. Untuk itu, Anda perlu menyediakan filter untuk menyaring kotoran. Selain menyaring kotoran, filter berfungsi melarutkan nitrit dan amonia dengan air, sehingga menjadikan kualitas air lebih baik, dan memperkaya oksigen dalam air.

2. Deklorinator Air

Air dari kran mengandung klorin yang dapat membahayakan ikan. Oleh karena itu, air perlu diproses dengan deklorinator atau water conditioner. Cara menggunakannya adalah dengan mendiamkan air selama semalaman agar menjadi lebih jernih.

3. Substrat

Substrat yang dapat digunakan yaitu kerikil dan pasir kasar. Keduanya bisa dipakai untuk menyaring kotoran di dasar akuarium.

4. Atap dan Lampu Akuarium

Atap berguna untuk mengurangi penguapan air akibat peningkatan suhu di dalam akuarium. Sementara lampu berfungsi sebagai simulasi siang dan malam di dalam akuarium, sehingga keseimbangan ekosistem di dalam air terjaga.

Lampu juga berperan sebagai pengganti sinar matahari dan membantu proses fotosintesis tanaman air di dalam akuarium. Cara menggunakan lampu yaitu dengan menyalakannya pada siang hari agar ikan aktif dan fitoplankton dapat berkembang di dalamnya.

Pada malam hari, lampu bisa dipadamkan. Tujuannya agar ikan berhenti beraktivitas dan bakteri pengurai kotoran padat menjadi aktif. Waktu maksimal menyalakan lampu akuarium adalah 10 jam.

5. Tanaman Air

Tanaman air hidup berguna untuk memperindah tampilan akuarium, sekaligus menjadi tempat ikan berlindung. Tanaman air juga berperan sebagai tempat tumbuhnya ganggang sebagai makanan ikan.
Selain itu, tanaman air hidup dapat menghasilkan oksigen dalam air. Tanaman yang cocok adalah Ballisneria sp. Sagitaria sp., dan Cryptocorine sp.

Untuk hiasan, gunakan tanaman berdaun keras atau plastik agar tidak menjadi sasaran makanan ikan. Selain tanaman air, batang atau ranting kering, dan bonsai atau rumput plastikdapat digunakan.Penataan tanaman plastik dilakukan sebelum penataan kerikil atau koraltek.

6. Heater dan Termometer

Selain perlu menggunakan termometer khusus akuarium untuk memantau suhu, Anda juga harus memasang heater. Heater berfungsi untuk menjaga temperatur air agar suhu selalu konstan. Keberadaan termometer pada akuarium bakal mendukung kinerja heater.

Saat temperatur air turun, maka hidupkan heater agar suhu air kembali normal. Letakkan heater pada bagian belakang sementara termometer di kaca depan agar mudah dibaca.

7. Aerator

Aerator berfungsi menghasilkan gelembung-gelembung udara. Aerator juga manpu menjadikan suhu panas di dalam akuarium berkurang serta memberi efek arus air.

8. Tempat Makanan

Tempat makanan berbentuk persegi atau kerucut biasanya ditempel pada dinding samping. Fungsi tempat makanan yaitu melokalisasi makanan agar tidak mencemari air.

Menata Akuarium Ikan Mas Koki

http://4.bp.blogspot.com

Setelah semua peralatan tersedia, saatnya Anda menata akuarium ikan mas koki hingga siap digunakan. Berikut adalah tahapan yang bisa Anda ikuti:

1. Menata Dasar Akuarium

Dasar akuarium diberi pasir kasar bersih setebal 3 cm. Untuk menambah keindahan, buat gundukan atau bidang datar dari pasir. Di atas pasir yang sudah dibentuk, tebarkan kerikil atau koralteks untuk menopang tanaman hias di akuarium. Jangan gunakan kerikil tajam, karena bisa melukai tubuh ikan mas koki.

2. Menata Tanaman

Ukuran hiasan harus disesuaikan dengan ukuran akuarium. Jangan memberikan hiasan terlalu banyak, agar tidak membahayakan ikan dan tetap bebas bergerak di dalam akuarium.

3. Penataan Peralatan

Peralatan penunjang meliputi filter, aerator, heater, lampu neon ultraviolet, termometer, dan tempat makanan. Untuk mempertahankan keindahan akuarium, selang aerator dipasang di atas pasir, kemudian ditutup dengan lapisan kerikil.

Cara Merawat Akuarium Ikan Mas Koki

https://kliknclean.com

Perawatan akuarium sangat penting, karena kondisi akuarium akan berpengaruh pada ikan yang hidup di dalamnya. Berikut cara merawat akuarium ikan mas koki yang baik.

Membersihkan Kaca dan Mengganti Air

Pencahayaan yang tinggi di dalam akuarium dapat menyebabkan lumut berkembang dengan cepat pada dinding kaca. Untuk menghambat perkembangan lumut, Anda dapat memasukkan hewan pemakan lumut seperti ikan siamese algae eater, pond snail atau udang red cherry.

Langkah lain yang bisa Anda tempuh yaitu dengan membersihkan kaca memakai obat anti lumut seperti, Vitriol 5%. Untuk dosis dan cara pemakaian, Anda dapat merujuk pada kemasan obat. Jangan lupa untuk membersihkan kaca dengan magnet pembersih, busa resin, atau dakron secara rutin.

Perihal penggantian air, tidak ada patokan khusus. Namun, rata-rata setiap minggu air menguap sebanyak 20-30% dari volume air akuarium. Jadi, sebaiknya Anda mengganti air seminggu sekali. Air yang akan diisikan ke akuarium harus diendapkan selama semalam dengan deklorinator agar kandungan klorin berkurang.

Mengecek Sistem Filter

Kondisi filter mesti selalu baik agar dapat berfungsi optimal sebagai penyaring kotoran. Jika sudah terlalu banyak kotoran pada filter, limbah di dalam air menjadi tidak tersaring. Lakukan pembersihan filter baiknya sekurang-kurangnya seminggu sekali agar kebersihan akuarium terus terjaga.

Membersihkan Substrat

Substrat berupa kerikil dan pasir kasar dapat ditumbuhi lumut dan dipenuhi kotoran ikan jika terlalu lama dibiarkan. Kondisi ini dapat mencemari ekosistem di dalam akuarium, sehingga Anda perlu membersihkan substrat paling tidak sebulan sekali.

Pembersihan substrat bisa dilakukan dengan selang atau disifon untuk bagian permukaan saja. Pilih ukuran selang yang tidak terlalu besar agar air tidak menjadi keruh atau menyedot akar tanaman air.

Merawat Tanaman Air

Perawatan tanaman air meliputi pemangkasan dan membuang daun-daun yang sudah mati. Dengan perawatan yang tepat, tanaman air menjadi lebih cantik dan lekas tumbuh.

Nah, itulah kiat memilih dan merawat akuarium ikan mas koki yang benar. Kuncinya adalah bersikap teliti dalam mengurus akuarium beserta isinya, agar ikan hidup sehat dan berumur panjang.

Tinggalkan komentar