Budidaya Ikan Gabus: Mudah, Murah, Hasil Berlimpah

Budidaya ikan gabus – Penelitian membuktikan, ikan gabus memiliki nutrisi yang sangat baik untuk anak-anak dan ibu hamil. Kandungan albumin ikan gabus paling tinggi di antara ikan lainnya. Karena alasan inilah, olahan ikan gabus semakin banyak yang gemar untuk mengonsumsinya. Budidaya ikan gabus pun menjadi peluang usaha yang semakin berkembang untuk memenuhi permintaan yang tinggi tersebut.

Beberapa Fakta Penting Ikan Gabus

https://1.bp.blogspot.com

Untuk memulai budidaya ikan gabus, ada baiknya diketahui beberapa fakta penting tentang ikan yang memiliki nama latin Channa striata ini. Ikan gabus merupakan salah satu jenis ikan air tawar yang mudah ditemukan di perairan Indonesia, baik di danau, sungai, rawa, maupun sawah. Selain mudah didapat, manfaat ikan gabus untuk kesehatan membuatnya populer.

Dalam bahasa Inggris, ikan gabus disebut snakehead. Sedangkan di beberapa daerah Indonesia, ikan gabus memiliki beberapa sebutan yang berbeda, seperti kutuk (Yogyakarta, Jawa Tengah, dan Jawa Barat), bogo, licingan, atau bayong (Jawa Barat dan Jawa Tengah bagian barat), kabos (Sulawesi), bocek (Riau), ikan kocolan (Jakarta), dan haruan (Kalimantan).

Bentuk tubuh ikan gabus mirip ikan lele, tetapi tidak memiliki kumis dan warnanya lebih terang. Sama seperti lele, ikan gabus juga bisa bertahan di darat dalam waktu lama karena bisa bernapas secara langsung dari udara bebas. Ikan gabus juga mampu bertahan dalam kondisi air yang kotor, keruh, bahkan berlumpur.

Walaupun ukurannya tidak terlalu besar, ikan gabus termasuk predator buas. Di Amerika, ikan ini sering dianggap sebagai hama karena sering memangsa ikan kecil sehingga populasi ikan lain menjadi berkurang. Tak hanya ikan kecil, ikan gabus pun sering memangsa apa saja yang ada di sekitarnya, seperti anak ayam, burung, tikus, dan lain-lain.

Sebagai predator, ikan gabus memiliki sifat yang liar sehingga untuk menangkapnya dibutuhkan keahlian khusus. Meski demikian, ikan gabus tetap banyak diburu karena rasanya enak dan kaya manfaat.

Kandungan albumin yang dimiliki ikan gabus sangat penting untuk pertumbuhan anak-anak dan janin yang ada dalam kandungan. Selain itu, albumin juga dipercaya dapat mempercepat proses penyembuhan luka. Itulah sebabnya, konsumsi ikan gabus termasuk tinggi, bahkan kini albumin ikan gabus dijual dalam bentuk kapsul.

Cara Memilih dan Merawat Bibit Ikan Gabus

http://3.bp.blogspot.com

Bibit ikan gabus yang baik diperoleh dari indukan ikan gabus yang sudah berumur sekitar 1 tahun dan memiliki berat 1,5 kg. Sebenarnya, sebelum mencapai umur 1 tahun pun, ikan gabus sudah siap memijah. Namun, bibit yang diperoleh dari pemijahan yang terlalu muda memiliki kualitas yang kurang bagus.

Selain dari segi umur indukan, bibit yang baik juga dihasilkan dari pemijahan yang dilakukan menjelang musim hujan. Pada musim ini, larva ikan gabus yang menetas bisa mencapai 2.000 hingga 2.500 ekor, sedangkan pada musim kemarau atau pancaroba, hanya 10%-20% larva saja yang mampu bertahan hidup.

Untuk mendapatkan ikan yang berkualitas bagus, bibit ikan gabus harus dirawat dengan cara yang benar sesuai umurnya.

Umur 1-4 Hari

Satu hari setelah pembuahan, telur ikan gabus akan menetas. Bibit berwarna hijau dan di bagian perutnya terdapat kuning telur sebagai cadangan makanan. Karena itu, pada usia 1-4 hari, bibit ikan gabus sebetulnya tidak perlu diberi pakan. Tetapi, Anda juga bisa memberikan makanan sampingan berupa plankton atau artemia.
Yang harus lebih diperhatikan adalah kestabilan suhu air karena larva ikan gabus masih sangat rentan terhadap perubahan suhu yang bisa menyebabkan kematian. Suhu air harus dijaga tetap stabil dengan cara mengurangi ketinggian air kolam dari 30 cm menjadi 20 cm. Untuk menambah oksigen, berikan gelembung atau gunakan pancuran air.

Umur 5-15 Hari

Di hari kelima, eggyolk di perut bibit ikan gabus sebagai cadangan makanan sudah habis sehingga pakan tambahan harus mulai diberikan, yaitu cacing sutra atau cacing darah. Setelah diaduk dengan air, tebarkan pakan secara merata ke dalam kolam sebanyak dua kali sehari. Segera ganti air jika air mulai kotor dan berbau.

Umur 16-30 Hari

Pada usia ini, bibit ikan gabus sudah bisa diberi makan pelet udang atau pelet serbuk sebanyak empat kali sehari dengan takaran kira-kira 30% dari massa benih. Cara memberikan pakan yang baik adalah dengan diberikan sedikit demi sedikit tetapi terus menerus sampai ikan kenyang.

Jangan memberikan pakan secara berlebihan karena akan membuat air menjadi kotor dan justru dapat menyebabkan ikan gabus mati. Penyebab kematian lainnya adalah sifat kanibalisme ikan gabus yang sudah muncul di usia ini. Untuk mencegahnya, pisahkan bibit ikan gabus berdasarkan ukurannya dan tempatkan di kolam berbeda.

Agar bibit ikan gabus tumbuh optimal, lakukan juga penjarangan, yaitu mengurangi populasi ikan gabus di dalam kolam yang sudah terlalu padat. Kepadatan yang disarankan adalah maksimal 30 ekor ikan gabus berukuran 5-7 cm per meter persegi luas kolam.

Makanan Ikan Gabus

Sebagai ikan ternak, makanan ikan gabus yang utama adalah pelet. Kandungan nutrisi pelet yang tinggi, terutama proteinnya akan mempercepat pertumbuhan ikan gabus. Namun, mengingat harga pelet cukup mahal, biaya pakan pun menjadi tinggi. Untuk menghemat pengeluaran, pelet dapat diganti dengan pakan alternatif.

Pakan alternatif harus dipilih dari jenis yang tidak hanya murah, tetapi juga memiliki kandungan nutrisi yang dapat memenuhi kebutuhan ikan gabus. Pilihlah pakan pakan alternatif yang mampu membuat ikan gabus cepat besar.
Di bawah ini adalah beberapa contoh jenis pakan alternatif yang bermanfaat untuk mempercepat pertumbuhan ikan gabus.

1. Ikan Rucah

http://2.bp.blogspot.com

Kandungan protein dan kalsium ikan rucah sangat tinggi. Namun, karena memiliki banyak duri, ikan ini tidak laku dijual sebagai ikan konsumsi. Di tempat pelelangan ikan, ikan rucah dijual dengan harga sangat murah sehingga banyak dimanfaatkan sebagai pakan alternatif, termasuk untuk ikan gabus.

Ikan rucah yang ukurannya cukup kecil bisa diberikan kepada ikan gabus dalam kondisi utuh. Sedangkan ikan rucah yang agak besar lebih baik dipotong lebih dahulu sebelum diberikan pada ikan gabus agar lebih mudah dimakan.

2. Keong Sawah

https://www.inibaru.id

Di sawah yang merupakan habitat aslinya, ikan gabus sudah terbiasa memangsa keong sawah. Karena itu, makanan ikan gabus di alam bebas ini juga bisa dimanfaatkan sebagai pakan untuk ikan gabus yang dibudidayakan di kolam.

Untuk ikan gabus yang masih kecil, daging keong sebaiknya digiling lebih dahulu, sedangkan untuk ikan gabus besar, keong bisa diberikan utuh.

3. Bekicot

https://i.ytimg.com

Selain keong sawah, ikan gabus juga menyukai daging bekicot. Perlu diketahui, bekicot tidak sama dengan keong. Bekicot hidup di darat, sedangkan keong hidup di perairan. Kandungan protein pada bekicot terkenal tinggi sehingga baik untuk mempercepat pertumbuhan ikan gabus.

4. Nasi Aking

https://jualbelinasiaking.files.wordpress.com

Ikan gabus tergolong binatan omnivora atau pemakan segala sehingga ikan ini juga bisa diberi pakan berupa nasi sebagai sumber karbohidrat. Untuk menghemat biaya, ikan gabus tidak perlu diberi nasi baru karena harga beras cukup mahal. Sebagai gantinya, Anda bisa menggunakan nasi aking yang sudah direndam lebih dahulu agar lebih lunak.

5. Udang

https://www.indoasiancommodities.com

Harga udang yang mahal akan membuat biaya produksi membengkak jika diberikan setiap hari. Jadi, berikan udang hanya ketika nafsu makan ikan gabus terlihat menurun.

Tandanya, ikan terlihat malas memakan pakan yang diberikan. Untuk mengembalikan nafsu makannya, daging udang digiling lebih dahulu hingga halus sebelum diberikan pada ikan.

Tata Cara Budidaya Ikan Gabus agar Hasil Berlimpah

https://i.ytimg.com

Harga ikan gabus di pasaran saat ini berkisar antara Rp60 ribu hingga Rp70 ribu per kilogram. Ikan gabus dapat bertelur beberapa kali dalam setahun dengan jumlah 100-1.000 telur sekali bertelur. Faktor-faktor inilah yang membuat semakin banyak orang yang tertarik untuk berbisnis membudidayakannya.

Syarat kualitas air sebagai tempat hidup ikan gabus tidak terlalu rumit, yang penting bebas dari zat pencemar.

Namun tentu saja, air yang lebih bersih akan membuat ikan gabus tumbuh lebih baik. Untuk mendapatkan hasil panen melimpah, sebaiknya Anda menyimak serangkaian tata cara memelihara ikan gabus berikut ini.

Cara Memilih Tempat

Budidaya ikan gabus bisa dilakukan di kolam tanah, kolam beton, atau kolam terpal. Selain pertimbang modal yang dimiliki, dalam menentukan jenis kolam yang akan dipilih, Anda juga perlu mengetahui secara jelas tentang ketiga jenis kolam tersebut.

Kolam Tanah

Kolam tanah dibuat dengan cara menggali tanah hingga mencapai kedalaman yang diinginkan, kemudian bagian sisi kolam ditimbun sehingga ketinggian kolam menjadi bertambah. Gunakan air dari anak sungai yang dialirkan dari atas kolam melalui selokan yang dibuat di dekat kolam sehingga sirkulasi air berjalan dengan baik.

Kelebihan kolam tanah adalah ikan gabus bisa mendapatkan pakan alami lebih banyak yang membuat ikan tumbuh lebih sehat, seperti ikan-ikan kecil, udang liar, dan plankton. Perairan yang dihasilkan di dalam kolam juga akan lebih subur jika dilakukan proses pemupukan.

Kolam Beton

Budidaya ikan gabus dengan media kolam beton memang lebih rumit, baik dalam pembuatan maupun perawatannya. Namun, kolam beton juga memiliki banyak kelebihan.

Di antaranya adalah struktur kolam lebih tahan lama, air kolam lebih higienis, mudah dibersihkan saat panen, dan ikan yang dihasilkan tidak berbau tanah atau lumpur.

Kolam Terpal

Kolam terpal merupakan alternatif tempat budidaya ikan gabus yang sangat baik. Dari segi biaya, kolam terpal jauh lebih hemat, praktis, dan mudah dibandingkan dengan kolam beton. Sedangkan dari sisi kebersihan, kolam terpal lebih baik daripada kolam tanah.

Selain itu, kolam terpal juga memiliki keunggulan lain, yaitu bisa diterapkan di daerah yang sulit mendapatkan air, seperti daerah berpasir atau pesisir. Suhu air kolam juga lebih stabil karena fluktuasi air bisa dihindari dengan cara menaburkan alas sekam di dasar kolam. Ikan yang dihasilkan juga tidak berbau lumpur.

Kebersihan kolam yang relatif stabil juga membuat bibit penyakit atau hama jarang dijumpai pada kolam terpal. Yang tidak kalah penting, proses pemanenan di kolam terpal dapat dilakukan dengan jauh lebih cepat dan mudah karena minim lumpur atau bahkan tanpa ada lumpur sama sekali.

Cara Memilih Indukan

Syarat indukan yang baik untuk dipilih adalah sehat dan aktif. Adapun perbedaan indukan jantan dan betina dapat dilihat dari bentuk kepala, warna tubuh, dan tanda genitalnya.

Kepala ikan gabus jantan berbentuk oval, sedangkan yang betina berbentuk bulat. Ikan jantang memiliki warna tubuh yang lebih gelap dibanding ikan betina yang memiliki warna kontras dan terang.

Jika bagian perutnya ditekan, ikan gabus jantan akan mengeluarkan cairan bening, sementara ikan betina akan mengeluarkan telur. Perut betina juga terasa lebih lembek dan ukurannya lebih besar dibandingkan ikan jantan.

Cara Memijah dan Menetaskan Telur

Pemijahan adalah proses pelepasan telur dari induk betina dan sperma dari ikan jantan yang kemudian menghasilkan pembuahan. Cara melakukan pemijahan adalah dengan mencampurkan minimal 20-30 ekor indukan jantan dan betina di kolam yang sudah disiapkan khusus untuk pemijahan.

Selanjutnya, biarkan indukan-indukan tersebut selama 3 sampai 4 hari dan usahakan agar air tetap mengalir. Isi kolam dengan air hingga ketinggian 50 cm dan bisa juga ditambahkan beberapa tanaman air untuk menyimpan telur.

Ikan gabus betina mampu menghasilkan telur hingga 11.000 butir sekali bertelur. Setelah dibuahi, telur-telur tersebut akan menetas dalam waktu kurang lebih satu hari. Pada saat telur menetas, suhu air harus dijaga pada suhu 28 derajat Celsius. Ikan gabus yang baru menetas tidak perlu diberi makan karena mereka memiliki cadangan makanan yang cukup untuk dua hari.

Cara Merawat Larva Ikan Gabus

Larva ikan gabus atau disebut juga burayak juga membutuhkan perawatan tersendiri sesuai dengan umurnya. Saat menginjak umur dua hari, burayak harus diberi makan seperti artemia sebanyak 3 kali sehari dan setelah berumur lima hari ditambah dengan pakan tambahan seperti Daphina. Jangan lupa untuk mengganti air kolam dan menjaga sirkulasinya.

Cara Menebar Benih

Saat ikan gabus anakan sudah berumur dua minggu adalah waktu yang tepat untuk melakukan penebaran benih ikan gabus. Penebaran benih dilakukan di pagi hari sebelum larva atau benih tersebut diberi makan. Setelah penebaran benih berlangsung selama dua hari, barulah ikan diberi pakan, biasanya berupa pelet pabrikan.

Cara Memberikan Pakan Rutin

Selain pelet dan beberapa jenis makanan alternatif yang sudah diuraikan di bagian sebelumnya, ikan gabus juga bisa diberi jenis makanan lainnya. Contohnya adalah anakan rayap, sisa ampas dapur, ikan teri, atau campuran ampas tahu, bekatul, jagung, dan ikan teri. Rebus semua bahan tersebut, kemudian digiling dan dijemur.

Hal lain yang tidak kalah penting untuk diperhatikan adalah jadwal pemberian makan. Berikan makanan tepat waktu, jangan sampai ikan kelaparan. Sifat kanibalisme ikan gabus bisa muncul jika pakan terlambat diberikan. Hal ini tentu akan menimbulkan kerugian yang tidak diinginkan, bukan?

Cara Memanen Ikan

Satu hal yang menguntungkan dari budidaya ikan gabus adalah daya tahannya yang cukup tinggi. Proses panen pun bisa dilakukan secara bertahap di masing-masing kolam. Dengan demikian, para petani budidaya ikan gabus dapat selalu memenuhi kebutuhan pasar setiap saat.

Setiap satu bulan sekali, lakukan penyortiran, yaitu memisahkan ikan-ikan gabus berdasarkan ukurannya. Pisahkan ikan gabus berukuran besar dengan ikan yang lebih kecil di kolam berbeda.

Penyortiran dan pemisahan ini bertujuan untuk mencegah ikan besar memakan ikan yang lebih kecil. Dengan begitu, kerugian akibat berkurangnya jumlah ikan yang dipanen bisa ditekan.

Dibandingkan dengan ikan tawar lainnya, seperti lele, gurami, atau nila, pembudidayaan ikan gabus memang masih kalah populer. Padahal, usaha ini bisa mendatangkan omzet yang luar biasa karena untuk memasarkan hasilnya tidaklah sulit.

Dengan cara yang mudah dan biaya murah, budidaya ikan gabus bisa mendatangkan keuntungan yang berlimpah. Jadi, apakah Anda berminat untuk mencoba?

Sumber artikel
http://www.pecintabinatang.net/5-fakta-menarik-ikan-gabus-yang-mengherankan-dan-sulit-dipercaya/
– https://hellosehat.com/hidup-sehat/fakta-unik/manfaat-ikan-gabus/
– http://duniaikan.com/klasifikasi-ikan-gabus/
– http://ahliperawatan.blogspot.com/2015/03/cara-memilih-bibit-ikan-gabus-super.html
– http://www.kangjamal.com/2017/11/merawat-bibit-ikan-gabus-yang-baru-menetas.html
– https://penyuluhpi.blogspot.com/2017/10/pakan-untuk-budidaya-gabus.html
– http://www.ilmuhewan.com/jenis-makanan-alternatif-untuk-ternak-ikan-gabus/
– https://ilmubudidaya.com/cara-budidaya-ikan-gabus
– https://hellosehat.com/hidup-sehat/fakta-unik/manfaat-ikan-gabus/
– http://bisnisusaha.info/cara-budidaya-ikan-gabus-di-kolam-terpal-dan-beton-modal-kecil-untung-besar/
– https://www.infoikan.com/2016/10/cara-terbaru-budidaya-ikan-gabus-kutuk.html
– http://www.ilmuhewan.com/panduan-sederhana-ternak-ikan-gabus-di-kolam-terpal/

Tinggalkan komentar