Cara Budidaya Ikan Guppy yang Mudah dan Menguntungkan

Budidaya ikan guppy – Sejak seni aquascape dikenal luas, ikan guppy semakin diminati. Ukurannya yang kecil dengan bentuk unik dan warna memukau memang membuat ikan ini cocok menjadi penghias akuarium. Tak salah jika usaha budidaya ikan guppy pun semakin diminati.

Jenis-Jenis Ikan Guppy

budidaya ikan guppy
http://ptnasa.net

Tidak sulit menemukan ikan guppy di Indonesia karena ikan ini termasuk jenis ikan hias tropis. Apalagi, kini semakin banyak orang yang melakukan budidaya ikan guppy. Di setiap tempat, ikan guppy memiliki nama berbeda, seperti ikan seribu, cere, gupi, klataw, cethul, dan lainnya.

Ikan guppy memiliki varian yang sangat beragam karena para peternak selalu berusaha menciptakan strain baru yang lebih menarik. Namun, ada beberapa jenis ikan guppy yang populer di masyarakat, di antaranya:

1. Ikan Guppy Metalik

cara budidaya ikan guppy
https://suherlin.com

Ciri khasnya adalah warnanya biru atau abu-abu gelap metalik. Salah satunya yang terkenal adalah metalik cobra, hasil persilangan antara ikan guppy metalik dan cobra. Ikan ini memiliki warna metalik pada kepala dan dadanya, sedangkan tubuh bagian belakangnya bercorak cobra.

2. Ikan Guppy Cobra

budidaya ikan guppy menggunakan ember
https://2.bp.blogspot.com

Ikan ini bisa dikenali dari corak tubuhnya yang mirip kulit ular dengan kombinasi warna hitam, putih, atau kuning. Ikan ini sangat mudah dikawinsilangkan, sehingga corak cobra juga dapat ditemukan pada jenis betina.

3. Full Black Moscow dan Full Black Thailand

budidaya ikan guppy di aquarium
https://3.bp.blogspot.com

Ikan guppy black Moscow dan black Thailand memiliki bentuk dan warna sama, yaitu hitam gelam di seluruh bagian tubuhnya. Yang membedakan adalah asal ikan tersebut. Ikan ini termasuk salah satu yang paling mahal harganya.

4. Ikan Guppy Mosaic

budidaya ikan guppy di akuarium
https://4.bp.blogspot.com

Corak ikan guppy jenis mosaic ini sangat menarik, berupa garis dan pola bergelombang di bagian siripnya. Pola tersebut terbentuk dari garis merah dan biru tua atau kuning dan biru yang tersusun secara teratur, memanjang dari ekor hingga ke sirip ekor.

5. Ikan Guppy Red Dragon

budidaya ikan guppy di kolam
https://i0.wp.com

Jenis ikan guppy red dragon merupakan primadona para pecinta ikan guppy di Indonesia. Keunikan ikan ini terletak pada sirip ekornya yang melebar ke samping. Bentuk sirip ekor seperti ini sering juga disebut dengan ekor delta.

6. Ikan Guppy Tuxedo

cara budidaya ikan guppy albino
http://siamornamentalfish.com

Nama ini diberikan karena ikan guppy tuxedo memiliki warna gelap, kombinasi antara biru tua dan hitam di daerah belakang pinggang ikan. Ikan ini memiliki sirip yang berukuran lebih besar daripada jenis lainnya.

7. Ikan Guppy Super Red Singapore

cara budidaya ikan guppy di akuarium
https://3.bp.blogspot.com

Ikan yang berasal dari Singapura ini sebenarnya memiliki bentuk tubuh yang sama seperti ikan guppy lainnya. Namun, yang menarik dari ikan ini adalah seluruh tubuhnya berwarna merah cerah sehingga tampak sangat mencolok.

8. Ikan Guppy Full Platinum

budidaya ikan guppy di kolam terpal
https://4.bp.blogspot.com

Ikan guppy yang satu ini memiliki penampilan yang sangat mewah. Sirip punggungnya lebar dan bentuk ekornya indah dengan warna putih di seluruh tubuhnya. Ukuran sirip bawahnya lebih panjang daripada ikan guppy pada umumnya.

6 Langkah Mudah Budidaya Ikan Guppy

Pada dasarnya, ikan guppy tergolong jenis ikan hias yang mudah dibudidayakan. Apalagi, budidaya ikan guppy juga tidak membutuhkan lahan yang luas. Dengan 6 langkah mudah berikut, siapa pun bisa menjalankan usaha ini di rumah, meski dengan lahan terbatas.

1. Mempersiapkan Peralatan

cara budidaya ikan guppy hias
https://suherlin.com

Ada tiga peralatan utama yang perlu dipersiapkan untuk budidaya ikan guppy, yaitu tempat atau wadah, tanaman air, dan aerator. Jenis wadah yang harus disediakan tergantung pada luas lahan yang tersedia.

Untuk lahan yang luas, Anda bisa menyiapkan kolam, baik kolam dari batako dengan alas terpal maupun kolam semen. Sedangkan untuk lahan sempit, Anda bisa menggunakan akuarium, ember, kotak styrofoam, atau kotak plastik.

Siapkan 5 wadah untuk wadah induk jantan, induk betina, tempat pemijahan, penetasan, dan pendederan. Tinggi minimal setiap wadah adalah 30 cm, kecuali tempat pendederan yang tingginya minimal 50 cm. Sesuaikan ukuran wadah dengan jumlah ikan yang akan dipijahkan.

2. Memilih Indukan Ikan Guppy

cara budidaya ikan guppy bagi pemula
https://cdn.shopify.com

Usia ikan yang bagus untuk dijadikan indukan adalah antara 4-5 bulan. Di usia ini, warna dan coraknya sudah terlihat jelas, ekornya matang, dan alat reproduksinya sudah sempurna. Indukan yang bagus memiliki bentuk fisik yang bagus, nafsu makannya baik, dan aktif bergerak.

Selanjutnya, Anda juga harus bisa membedakan induk jantan dan induk betina. Ikan betina berukuran lebih besar dibanding jantan, tetapi warnanya cenderung kusam, tidak mencolok seperti ikan jantan. Ikan betina juga tidak memiliki ekor dan sirip yang merumbai.

3. Memisahkan Induk Jantan dan Betina

Jika indukan jantan dan betina sudah didapat, pisahkan kedua jenis ikan tersebut di wadah berbeda yang sudah diisi dengan air bersih. Proses pemisahan ini bertujuan agar proses pembuahan nantinya dapat berjalan dengan sempurna.

Proses ini biasanya membutuhkan waktu 16 hari. Selama waktu tersebut, gantilah air setiap 1-3 hari sekali. Berikan pakan yang bergizi agar ikan jantan dapat menghasilkan banyak sperma. Makanan ikan guppy yang disarankan adalah moina atau daphnia sebanyak dua kali sehari.

4. Proses Pemijahan

cara budidaya ikan guppy yang benar
https://suherlin.com

Isilah kolam pemijahan dengan air setinggi 30 cm, lalu diamkan selama 24 jam. Masukkan indukan jantan dan betina dengan perbandingan 1:5. Wadah berkapasitas 100 liter air dapat digunakan untuk menampung 30 ekor indukan. Sediakan tanaman air seperti hydrilla agar ikan dapat melakukan proses pemijahan dengan nyaman dan leluasa.

Setelah 1-2 minggu, periksalah apakah ada indukan betina yang memperlihatkan tanda-tanda sudah dibuahi. Tandanya berupa bercak gelap di bagian belakang sirip serta di sekitar anus dan perut yang menggembung. Jika ada, segera pisahkan dan tempatkan ke wadah penetasan.

5. Proses Penetasan

Wadah penetasan harus dilengkapi aerator. Namun, proses aerasi tidak perlu dilakukan terlalu kuat karena akan mengganggu larva ikan. Berikan pakan berupa moina dan daphnia. Untuk menjaga kebersihan air, gantilah air setiap 1-3 hari sekali.

Dari proses pemijahan hingga lahirnya embrio dibutuhkan waktu 3-4 minggu. Namun, ikan guppy betina bisa menyimpan sperma di tubuhnya sehingga bisa hamil hingga tiga kali dengan selang waktu 1-5 minggu. Sekali hamil, ikan guppy mampu menghasilkan 30-100 ekor anakan.

6. Proses Pendederan

Setelah menetas, anakan ikan guppy harus segera dipisahkan dari induknya dan ditempatkan di kolam khusus pendederan. Jika tidak, ikan anakan bisa dimangsa oleh induknya sendiri. Ukuran kolam pendederan yang disarankan adalah 1x1x0,5m atau 2x2x0,5m.

Isi kolam dengan air hingga ketinggian 40 cm. Tiga hari sekali, air harus diganti dengan yang bersih. Kolam pendedaran ini juga harus dilengkapi dengan aerator dan sebaiknya diberi tanaman air seperti hydrilla sebagai tempat para anakan ikan berteduh.

Anakan ikan yang berumur 5 hari sebaiknya diberi pakan berupa infusoria, artemia (udang renik), atau kutu air yang sudah disaring. Setelah berusia 20 hari, pakan bisa diganti dengan kutu air tanpa disaring atau cacing sutra.

Di usia 20 hari ini juga, anakan ikan guppy sudah bisa dibedakan antara jantan dan betina. Namun, ikan baru siap dijual setelah berusia 1 bulan.

Hanya ikan jantanlah yang laku dijual sebagai ikan hias karena bentuk, corak, dan warnanya lebih menarik. Sedangkan sebagian ikan betina digunakan sebagai indukan dan sisanya dibuang.

Salah satu kelebihan dari budidaya ikan guppy adalah karena ikan ini tidak “rewel” seperti kebanyakan ikan hias. Perawatannya sangat mudah, namun tingkat keberhasilannya cukup tinggi sehingga menghasilkan keuntungan yang menarik. Bagaimana, Anda berminat?

Sumber artikel
– http://www.semuaikan.com/8-jenis-jenis-ikan-guppy-terpopuler-beserta-gambarnya/
– https://www.suherlin.com/ikan-guppy/
– http://ptnasa.net/blog/budidaya-ikan-guppy/
– https://ilmubudidaya.com/cara-budidaya-ikan-guppy
– https://www.topikanguppy.com/2017/09/Cara-budidaya-ikan-guppy.html – https://arenahewan.com/budidaya-ikan-guppy

Tinggalkan komentar