Cara Beternak Kambing Yang Baik Dan Benar

Cara beternak kambing – Kambing merupakan hewan yang banyak dicari oleh masyarakat baik untuk dimanfaatkan susunya, dagingnya ataupun kulitnya. Kambing juga banyak dicari oleh umat muslim saat menjelang hari raya idul adha.

Dengan melihat kejadian di atas tentu beternak kambing merupakan pilihan yang bisa kita andalkan untuk berbisnis.

Mengenal Jenis Kambing

Sebelum anda memutuskan untuk beternak kambing baiknya anda mengenali dahulu macam-macam kambing yang bisa dijadikan untuk peternakan kambing sehingga anda tidak salah dalam melakukan beternak kambing.

Ada banyak macam kambing yang bisa dijadikan sebagai kambing ternak di indonesia ini namun yang umumnya dijadikan sebagai kambing ternak yaitu antara lain :

1. Kambing PE atau kambing etawa

fermentasi pakan kambing
http://www.suksesternakkambing.com

Kambing etawa ini sebenarnya biasa di ternak untuk menghasilkan susunya namun kambing jenis ini juga bisa dimanfaatkan dagingnya. Ciri khas dari kambing ini yaitu dari telinganya, telinga kambing etawa menjuntai ke bawah dan kepalanya cenderung berwarna hitam sedangkan badannya berwarna putih.

2. Kambing kacang atau kambing jawa

ternak kambing jawa
https://obatternakmakassar.wordpress.com

Seperti namanya yaitu kambing jawa tentu kambing ini sudah tersebar di berbagai daerah yang ada di jawa. Kambing merupakan kambing yang sangat baik dalam beradaptasi di lingkungannya, kambing ini dapat bertahan walaupun dengan kualitas makanan yang rendah.

Kambing kacang atau kambing jawa merupakan kambing yang berbentuk kecil, pendek dan kambing ini baik jantan maupun betina sama – sama memiliki tanduk. Kambing kacang juga memiliki leher pendek dan bagian punggungnya agak meninggi. Telinga kambing kacang memiliki bentuk yang tegak tetapi pendek.

Bulu kambing ini berwarna hitam, ada juga yang berwarna merah, coklat dan juga berwarna belang putih dan hitam.

Kambing jawa betina dalam usia 12 bulan hingga 13 bulan memiliki produksi yang sedikit yang merupakan dalam usia ini adalah usia masa berkembang biaknya bagi kambing jawa. Dalam produksi susu kambing yang sedikit ini dapat memengaruhi pertumbuhan pada anak sehingga tidak maksimal dalam pertumbuhannya.

Walaupun begitu, kambing tetap bisa bertahan hidup dengan baik karena kambing ini merupakan kambing yang mudah beradaptasi walaupun dengan kualitas makanan yang rendah seperti yang sudah disebutkan diatas.

3. Kambing kosta

ternak kambing kosta
http://reproduksi-ternak.blogspot.com

Ciri khas dari kambing kosta ini adalah adanya motif garis sejajar yang terdapat pada bagian kanan dan kiri muka dan juga bulu yang terdapat pada kaki belakang yang mirip dengan bulu pada kambing peranakan etawa namun kambing ini memiliki bulu yang lebih tebal dan halus dibandingkan dengan etawa.

Kambing ini cocok dijadikan untuk peternakan kambing karena memiliki tubuh yang besar sehingga dapat dimanfaatkan dagingnya. Kambing ini bentuk yang besar di bagian belakang.

4. Kambing boer

ternak kambing boer
cara beternak kambing: http://www.kambingboer.com

Jika anda ingin beternak kambing untuk dimanfaatkan dagingnya, kambing boer merupakan pilihan yang sangat tepat karena kambing boer merupakan kambing pedaging.

Kambing boer pada usia lima bulan sampai enam bulan memiliki berat 35 sampai 45 kilogram. Hal ini sungguh sangat bagus bagi anda yang ingin memiliki ternak kambing pedaging.

Untuk pertumbuhan berat badan pada kambing boer ini memiliki rata – rata berat badan kurang lebih 0,02 hingga 0,04 kilogram dalam seharinya. Hal ini juga tergantung dengan susu yang diberikan induknya dan makanan dalam sehari – hari.

Kambing boer saat berumur 2 tahun hingga 3 tahun mempunyai berat badan kurang lebih 120 kilogram hingga 150 kilogram untuk kambing jantan, sedangkan kambing betina dewasa memiliki berat badan 80 kilogram hingga 90 kilogram.

Saran Praktis Dalam Beternak Kambing

Dalam beternak kambing tentu anda harus teliti dan jeli dalam memilih kambing maupun dengan kandang kambingnya. Jika semuanya tidak sesuai dengan kebutuhan kambing maka ternak kambing pun tidak akan berjalan mulus sesuai rencana anda atau ternak kambing anda tidak membuahkan hasil.

Berikut ini beberapa cara beternak kambing yaitu :

1. Pemilihan kandang kambing

kandang kambing
cara beternak kambing: https://ndikhome.com

Banyak yang tidak mengetahui bahwa ukuran kandang kambing juga memengaruhi kualitas dari kambing itu sendiri yaitu jika ukuran kandang terlalu sempit bagi kambing maka kambing bisa stres atau memiliki penyakit lainnya.

Kandang kambing ini biasanya memilki bentuk seperti rumah panggung. Tujuan dari kandang yang berbentuk panggung ini agar kotoran dapat dengan mudah dibersihkan dan kotoran tidak menyentuh langsung dengan kambing sehingga kambing bersih dari kotorannya.

Untuk tempat kotoran sudah disediakan yaitu dibawah kandang itu sendiri harus memiliki kedalaman yang berbeda dari bidang tanah yang artinya anda harus menggali kurang lebih 30 sentimeter hingga 50 sentimeter. Dan bagian tengahnya di buatkan saluran untuk menampung kotoran yang kotorannya itu sendiri bisa dimanfaatkan sebagai pupuk kandang atau yang lainnya.

Ukuran kandang kambing harus disesuaikan dengan umur kambing dan jumlah kambingnya untuk menghindari kambing saling berdesakkan atau berebut tempat.

Ukuran kandangnya yaitu jika anak kambing yang sudah disapih ukuran kandangnya yaitu 1 x 1,2 meter per dua ekor, kemudian jika betina dewasa yaitu ukurannya 1 x 1,2 meter per ekor, untuk kambing jantan dewasa ukuran kandangnya yaitu 1,2 x 1,2 mete per ekor dan bagi kambing induk dengan dua anak kambing ukuran kandangnya yaitu 1,5 x 1,5 meter.

2. Pemilihan makanan

makanan kambing
cara beternak kambing: https://rebanas.com

Makanan kambing diletakkan ditempel agak tinggi di dinding atau minimal yaitu sebahu dari kambing itu sendiri.

Kambing biasanya memakan daun – daun perdu dan makanan utamanya yaitu seperti rumput, daun – daunan yang berwarna hijau, daun lemtoro, turi dan yang lain – lainnya. Untuk menghindari racun yang ada di daun – daunan sebaiknya dijemur dahulu kurang lebih selama 2 jam sampai 3 jam.

Selain daun – daunan yang digunakan untuk makanan kambing, kambing juga memerlukan makanan tambahan yaitu makanan padat atau konsentrat. Makanan konsentrat disini yaitu seperti bekatul, ampas tahu dan ketela pohon yang sudah dicacah terlebih dahulu. Kebutuhan kambing dalam konsentrat ini yaitu dengan komposisi sekitar 40% bekatul, 40% ampas tahu dan 20% ketela.

Dalam memberikan makanan pada kambing dilakukan sehari dua kali yaitu pada saat pagi dan sore hari. Dalam pemberian makanan ini diberikan makanan utama yaitu tumbuhan hijau dan jika sudah dimakan dan terlihat kambing belum merasa kenyang maka diberikan makanan konsentrat.

3. Pemilihan bibit kambing

Dalam pemilihan bibit kambing anda harus jeli dalam memilihnya karena yang anda pilih itu adalah yang akan anda olah dan mendapatkan hasil dari olahan peternakan itu sendiri.

Bibit kambing yang baik yaitu yang berumur kuarang lebih 8 bulan hingga 12 bulan, badan berukuran normal, sehat, tidak cacat, tidak buta, matanya tajam, hidung maupun anus bersih, bulunya bersih dan mengkilap. Kemudian garis pinggang dan punggung pada kambing lurus.

4. Reproduksi kambing ternak

Dalam memelihara kambing anda harus memeliharanya dengan sanga baik, hal ini jika dilakukan dengan baik maka kambing bisa berkembang biak atau melahirkan dalam 7 bulan sekali. Penyapihan pada anak kambing dilakukan pada usia 3 sampai 4 bulan.

Kambing dewasa adalah kambing yang berumur 8 sampai 10 bulan dan mengalami masa birahi selama 17 hingga 21 hari dan kambing hamil kurang lebih selama 5 bulan.

Nah, itulah cara beternak kambing yang sudah kami rangkum dari berbagai sumber. Semoga anda bisa mengambil manfaat dari tuliasan ini, dan janagn lupa untuk terus belajar dan mempraktekkannya.

Tinggalkan komentar