Cara Melakukan Fermentasi Pakan Kambing

Fermentasi pakan kambing merupakan salah satu cara yang digunakan untuk dapat meningkatkan tingkat nutrisi pada hewan ternak seperti kambing, agar kandungan di dalamnya mampu bertahan dalam kurun waktu yang lama atau disebut juga dengan Amoniasi. Fermentasi pakan ini sangat berguna untuk hewan ternak, terutama kambing, sehingga nilai jual kambing ternak yang anda miliki dapat meningkat.

fermentasi pakan kambing
http://budidaya74.blogspot.com

Keuntungan Fermentasi Pakan Kambing

Sebelum membahas lebih jauh mengenai fermentasi pakan, berikut ini merupakan keuntungan dari fermentasi pakan kambing :

1. Sistem Pencernaan

Kambing yang diberi pakan berupa pakan yang telah di fermentasi akan memiliki pencernaan yang baik.

2. Bobot Kambing

Kambing akan semakin berisi dan bobot dari kambing sendiri akan bertambah, karena nutrisi yang terkandung dalam pakan yang telah di fermentasi akan membuat kambing anda memiliki nafsu makan yang tinggi, sehingga pertumbuhan kambing akan semakin baik.

3. Kesehatan Kambing

Dengan pemberian pakan kambing yang telah di fermentasi, maka kesehatan kambing akan terjaga, kekebalan dan daya tahan tubuh pada kambing akan terjaga dengan baik.

4. Kotoran Kambing

Pada kambing yang telah diberi pakan berfermentasi, bau dari kotoran kambing (amoniak) yang dikeluarkan akan berkurang, sehingga dapat mengurangi pencemaran udara di sekitar lingkungan anda.

Pemanfaatan Kambing Yang Diberi Pakan Fermentasi

Fermentasi pakan yang telah diberikan kepada kambing, dapat memengaruhi kualitas kambing itu sendiri, sehingga anda dapat memanfaatkan berbagai macam bagian yang ada pada kambing anda, diantaranya:

1. Daging

http://www.grid.id

Kolesterol yang ada pada daging kambing yang telah dipotong yang sebelumnya telah diberi pakan dengan fermentasi pakan kambing akan lebih sedikit, hal tersebut juga membuat bau amis dari daging kambing tersebut berkurang.

2. Susu

https://www.info-kesehatan.net

Apabila pakan fermentasi diberikan pada kambing, maka produksi susu dari kambing anda akan meningkat. Bahkan akan lebih menguntungkan apabila diberikan kepada kambing berjenis etawa.

3. Kotoran

https://pixabay.com

Kualitas kotoran kambing yang telah diberi pakan berupa fermentasi pakan akan lebih unggul apabila digunakan sebagai pupuk yang telah diolah.

4. Urin

Pemanfaatan urin pada kambing akan lebih mudah, karena urin pada kambing jenis ini dapat digunakan sebagai biogas alami.

Pemberian pakan kepada kambing dengan metode fermentasi pakan sangat menguntungkan bagi perternak kambing. Dengan pemberian makan dengan pakan yang telah di fermentasi secara teratur, maka kualitas kambing yang anda miliki akan semakin baik, dengan kata lain kualitas dari kambing anda meningkat, maka harga jual dari kambing anda juga akan meningkat.

Anda Peternak? Sebaiknya Lakukan Fermentasi Pakan kambing

Dalam proses pembuatan fermentasi pakan kambing. Selain mudah, fermentasi pakan kambing juga sangat menguntungkan bagi para peternak, terutama dalam biaya yang dikeluarkan untuk pakan kambing dengan fermentasi pakan akan lebih efektif bagi anda.

Banyak peternak kambing yang meluangkan waktu untuk mencari jerami di sekitar sawah, sehingga tidak perlu memikirkan ongkos atau upah karena dapat dilakukan oleh anda sendiri sebagai peternak kambing.

Waktu yang anda butuhkan untuk membuat fermentasi pakan kambing juga sangat fleksibel, semakin banyak waktu yang anda luangkan untuk mencari bahan dan kemudian membuat pakan fermentasi, maka semakin banyak pula pakan kambing yang dihasilkan, karena fermentasi pakan akan menghasilkan bahan makanan hewan ternak yang dapat bertahan hingga beberapa bulan.

Dengan melakukan ini, anda akan mendapatkan pengetahuan serta wawasan yang lebih mengenai ilmu peternakan. Selain dapat meningkatkan hasil, dapat juga memenuhi kebutuhan akan daging kambing yang besar.

Alat Dan Bahan

Pada proses pembuatan fermentasi pakan kambing membutuhkan alat dan bahan sebagai berikut

  1. Alat cacah, dapat berupa pisau, golok atau benda sejenisnya
  2. Terpal berukuran besar, plastik berukuran besar (atau menggunakan tong berukuran besar)
  3. Jerami atau batang pisang (gedebok pisang), dengan kebutuhan sebesar 80%.
  4. Tetesan air gula (air tebu) dan garam
  5. Suplemen probiotik (biasanya menggunakan probiotik SOC-HCS)
  6. Dedak atau bekatul dengan kebutuhan 20%. Namun dapat dicampur dengan ampas tahu, dengan presentase 15% untuk ampas tahu.
  7. Air.

Sebagai catatan, SOC-HCS merupakan singkatan dari SOC dan HCS, dimana SOC merupakan produk unggulan dari dari PT. HCS. SOC digunakan sebagai fermenter, yaitu untuk pakan binatang ternak, seperti kambing, sapi, dan hewan sejenisnya. SOC dapat membuat antibodi dari hewan ternak lebih kuat, dan juga dapat mengurangi tingkat stres yang dimiliki hewan ternak anda.

Proses Pembuatan Fermentasi Pakan Kambing

  1. Langkah pertama yang dilakukan dalam pembuatan fermentasi pakan kambing adalah menyiapkan larutan gula (atau menggunakan air tebu) yang akan dicampurkan dengan larutan suplemen organik SOC, dan kemudian didiamkan selama kurang lebih 15 menit.
  2. Gunakan terpal yang telah disiapkan sebagai alas untuk mencampurkan berbagai bahan yang akan digunakan sebagai fermentasi pakan.
  3. Haluskan atau cacah jerami atau dedak menggunakan pisau atau golok atau alat sejenisnya. Proses ini bertujuan untuk memudahkan dalam proses pencampuran.
  4. Setelah beberpa bahan dihaluskan atau dicacah, selanjutnya adalah mencampurkan bahan-bahan yang ada sampai merata.
  5. Taburkan garam pada bahan yang telah dicacah secara merata.
  6. Selanjutnya adalah menambahakan larutan SOC yang telah dicampur dengan air gula (air tebu), proses ini disebut sebagai proses penggaraman fermentasi pakan.
  7. Kemudian aduk hingga merata.
  8. Setelah selesai diaduk, maka bahan untuk pakan fermentasi sudah siap.
  9. Pada tahap akhir ini membutuhkan lebih banyak waktu, untuk bahan dasar gedebok pisang, membutuhkan waktu fermentasi 1 sampai 3 jam. Sedangkan untuk bahan dasar jerami, membutuhkan waktu 24 jam, atau bahkan lebih. Bahkan bisa sampai 14 hari waktu yang dibutuhkan untuk fermentasi berbahan dasar jerami.

Sebelum memberikan pakan fermentasi kepada kambing anda, sebagiknya lakukan pengecekan terhadap hasil fermentasi pakan kambing yang telah anda buat sebelumnya.

Pengecekan dilakukan melalui suhu atau temperatur dari bahan pakan yang telah anda buat, pakan yang berhasil anda buat akan memiliki suhu yang sedikit lebih hangat dibandingkan sebelumnya, yaitu saat masih dalam bentuk jerami ataupun gedebok pisang (batang pisang).

Selanjutnya adalah berdasarkan warna, apakah terjadi perubahan warna dari yang sebelumnya.

Kemudian yang terakhir adalah dengan mengecek tekstur dari hasil fermentasi pakan, apabila sudah lunak, maka fermentasi pakan dikatakan berhasil dan siap untuk diberikan kepada kambing ternak anda.

Cara Memberikan Pakan

Alangkah baiknya pakan hasil fermentasi pakan kambing yang akan diberikan untuk didiamkan atau dianginkan dulu selama kurang lebih 15 menit. Waktu yang tepat untuk memberikan pakan fermentasi adalah setelah kambing ternak anda memakan rumput, yaitu pada saat siang maupun sore hari.

Tips Tambahan

Apabila kambing ternak anda tidak mau memakan pakan yang anda buat dengan metode fermentasi pakan kambing, maka yang sebaiknya anda lakukan adalah dengan memuasakan kambing ternak anda, dan mencekoki kambing ternak anda dengan cairan SOC-HCS, maksimal adalah satu tutup botol.

Tinggalkan komentar