Mengenal Ikan Arwana Terbesar di Dunia dan Proses Budidayanya

ikan arwana terbesar di dunia -Ikan arwana merupakan salah satu jenis ikan hias yang banyak digemari oleh masyarakat Indonesia. Ikan jenis ini panjangnya bisa mencapai 50 cm dengan berat mencapai 3-5 kilogram. Bahkan, ikan arwana terbesar di dunia yang hidup di alam liar panjangnya bisa mencapai 2-3 meter dengan berat lebih dari 100 kg.

Ada banyak sekali jenis ikan arwana di dunia. Berbagai jenis ikan arwana tersebut memiliki corak yang beragam dan sangat indah untuk dipandang. Karena itulah, sebagian besar orang melakukan budidaya ikan arwana untuk dijual dengan harga tinggi.

Jika Anda tertarik dengan varian ikan arwana berbobot besar, maka jangan beranjak. Anda perlu menyimak ulasan berikut ini.

Jenis Ikan Arwana Terbesar di Dunia

http://cdn2.tstatic.net

Beberapa waktu lalu di Surabaya digegerkan oleh penemuan ikan arapaima gigas oleh nelayan. Para nelayan itu menemukannya saat sedang mencari ikan di sungai Brantas Rolak, Surabaya. Ikan arapaima yang ditemukan saat itu memiliki panjang 1,5 meter dengan bobot 30 kg.

Ikan arapaima yang ditemukan oleh nelayan di Surabaya merupakan jenis yang sama dengan ikan arwana. Alasannya, ikan arwana dan arapaima masuk dalam famili yang sama yaitu Osteoglossidae dalam ordo Malacopterygii. Oleh karena itu, ikan arapaima sampai saat ini merupakan salah satu ikan arwana terbesar.

Selain arapaima, ternyata ada beberapa lagi ikan yang termasuk ke dalam kategori ikan arwana terbesar di dunia. Ikan-ikan arwana itu kebanyakan tidak ditemukan di Indonesia. Penasaran seperti apa jenis-jenis dari ikan arwana terbesar di dunia? Silakan simak artikel di bawah ini.

1.    Silver Arwana Brasil

https://i.ytimg.com

Ikan ini disebut juga dengan ikan naga perak. Julukan naga ini diberikan karena ukuran badan dan sisik ikan ini sangat besar. Habitat aslinya berada di Guyana dan di sekitar Amazon, Amerika Selatan.

Ukuran ikan silver arwana ini bisa mencapai 100 cm dengan berat lebih dari 3 kg. Jika dipelihara di akuarium, panjang tubuhnya hanya sekitar 60 cm. Ikan ini mempunyai potongan tubuh melintang yang sangat pipih ke samping.

Bagian depan tubuhnya berukuran lebar, diimbangi dengan bentuk badannya yang semakin meruncing ke arah belakang. Ciri fisik lain adalah adanya sirip yang terdapat di hampir sepanjang tubuhnya. Kedua ujung siripnya meruncing, sekilas  terlihat menyatu dengan sirip bagian ekor.

2.    Ikan Arwana Arapaima

https://vignette.wikia.nocookie.net

Seperti yang telah dijelaskan di awal, ikan Arapaima merupakan ikan yang terbesar dari keluarga ikan arwana. Ikan ini hidup di sungai dan rawa-rawa Amazon. Bahkan, bisa sangat mudah ditemukan di daerah konservasi Mamiraua, Fonte Boa, Brasil.

Sama seperti jenis ikan arwana lainnya ikan ini termasuk karnivora. Makanannya adalah ikan-ikan kecil dan burung dari permukaan air. Ikan ini juga bisa memakan hewan-hewan kecil lainnya seperti jangkrik, cacing. Bahkan ikan ini juga bisa memakan katak maupun ayam jika telah berukuran besar.

3.    Ikan Arwana Super Red

http://www.goodideo.com

Arwana super red adalah salah satu jenis ikan arwana terbesaryang berasal dari Pulau Sumatera. Bahkan ikan ini juga biasa ditemukan di Pulau Kalimantan.

Ukuran ikan ini bisa mencapai hingga 80 cm dengan berat sekitar 3-5 kilogram. Untuk mencapai ukuran maksimal, ikan arwana super red membutuhkan waktu 10 tahun. Tentunya ditunjang dengan pemberian pakan dan perawatan yang sangat memadai.

Ikan ini memiliki ekor berwarna merah, baik merah-kekuningan, merah-gelap, ataupun merah-cerah dengan sedikit warna gelap. Selain itu, bagian tubuhnya sebagian tampak berwarna kemerahan atau jingga. Sisik ikan ini pun berwarna cerah.

Nah, sekarang Anda telah mengetahui varian ikan arwana dengan tubuh terbesar. Bila Anda tertarik memeliharanya, simak dulu cara pembudidayaan ikan arwana yang kami ulas berikut ini.

Cara Membudidayakan Ikan Arwana

https://4.bp.blogspot.com

Harga jual yang sangat tinggi membuat orang ingin melakukan budidaya ikan arwana. Dalam membudiyakan ikan arwana Anda perlu memperhatikan tahap pemisahan antara ikan arwana jantan dengan yang betina sebelum pembiakan dilakukan.

Selain itu, hal yang tidak kalah pentingnya adalah menentukan media pembudidayaan. Apakah Anda mau menggunakan kolam atau akuarium. Lebih jelasnya, silakan simak paparan di bawah ini.

Tempat untuk Pengembangbiakan

Langkah awal yang harus Anda lakukan adalah menyiapkan tempat untuk mengembangbiakkan. Siapkanlah akuarium untuk menempatkan ikan-ikan yang akan dibiakkan. Untuk perlengkapannya, Anda harus menyiapkan alat pengatur suhu, aerator, heater, filter air, dan lampu.

Posisikan akuarium di lokasi yang jauh dari keramaian. Tempat pengembangbiakkan harus tenang dan tidak terkena sinar cahaya matahari secara langsung. Perhatikan pula kadar ph air dan suhunya.

Pemilihan Benih Ikan Arwana

Tentukan jenis ikan arwana yang ingin Anda budidayakan. Pemilihan ini penting, untuk memudahkan Anda saat melakukan pembudidayaan. Apalagi, jenis ikan arwana memang sangat banyak.

Jika tertarik, Anda bisa memilih ikan arwana super red. Alasannya, selain harga jualnya sangat mahal, ikan arwana jenis ini peminatnya juga banyak, sehingga potensi bisnisnya juga besar.

Selanjutnya, Anda bisa memilih indukan yang akan dikembangbiakkan. Biasanya, ikan arwana yang bisa dikembangbiakkan harus telah berumur empat tahun. Kemudian, masukkan ikan arwana jantan dan betina ke dalam satu akuarium.

Anda harus paham dengan ciri ikan arwana yang telah menemukan pasangannya. Jika dua ikan arwana jantan dan betina telah berenang berdampingan dan kepala serta ekornya saling menempel, maka dapat dipastikan perkawinan akan terjadi.

Berikutnya, pindahkan pasangan ikan arwana ke akuarium yang khusus digunakan untuk perkembangbiakkan. Atur kondisi akuarium supaya nyaman untuk pasangan ikan arwana.

Saat bertelur, ikan arwana jantan akan memasukkan telur-telur yang dikeluarkan oleh arwana betina ke dalam mulutnya untuk dibuahi hingga menjadi larva. Larva ini masih tetap berada di dalam mulut arwana jantan hingga masa inkubasi.

Masa Inkubasi Larva

Proses inkubasi berakhir ketika larva bisa bertahan hidup dan berenang. Proses penetasannya berlangsung setelah melewati waktu sekitar satu minggu. Namun, larva-larva ini akan tetap berada di dalam mulut arwana jantan hingga mencapai usia 7-8 minggu. Larva pun baru keluar ketika berukuran 45-50 mm.

Setelah itu, pindahkan larva ke tempat khusus, berupa akuarium yang terpisah. Suhu airnya harus berkisar antara 27-29 derajat Celcius. Selain itu, sebaiknya beri tambahan termostat dan oksigen sekitar 5 ppm.

Proses inkubasi ini tidak memerlukan makanan, hanya saja Anda harus perhatikan kualitas air, suhu, oksigen hingga kesehatan larva. Ketika berusia 7 minggu, larva akan berukuran 8,5 cm dan mulai memerlukan pakan.

Anda bisa mengambil cacing untuk pakan larva yang berusia 7 minggu. Jika sudah berukuran 10-12 cm, maka Anda bisa memberinya makanan udang air agar pertumbuhannya menjadi lebih cepat. Hasil budidaya ikan  yang bermutu pun bisa Anda jual ke kolektor ikan arwana. Jadi penghasilan tambahan, bukan?

Demikianlah pembahasan mengenai jenis-jenis ikan arwana terbesar di dunia dan bagaimana cara melakukan budidaya ikan arwana. Semoga artikel ini bermanfaat bagi Anda.

Sumber artikel
Sumber Artikel https://www.hewan.id/ikan/arwana-super-red.html https://pastiguna.com/ikan-arwana/

Cara Mudah dalam Proses Pembenihan Ikan Arwana


Tim penulis PS; 2009; Arwana: Panduan untuk Hobi dan Bisnis; Penebar Swadaya: Depok
Arwana, Sriyadi; Memelihara Arwana Si Ikan Naga; PT Agromedia Pustaka: Jakarta

 

 

Tinggalkan komentar