Ternak Ayam Bangkok Sebuah Usaha Yang Menjanjikan

Ternak ayam bangkok – Ayam bangkok merupakan ayam petarung atau ayam aduan. Ayam bangkok mempunyai nilai jual yang tinggi sehingga bisa dijadikan ayam ternak karena akan menguntungkan nantinya jika anda berternak ayam jenis ini.

Dalam masa sekarang ini banyak orang yang membudidayakan ayam bangkok ini karena ayam ini memiliki nilai jual yang mahal sehingga dengan budidaya ayam ini memiliki peluang untuk menghasilkan penghasilan yang dapat diharapkan untuk kebutuhan hidup sehari – hari.

Ayam pepetarung atau ayam bangkok ini bisa terjual dengan harga yang sangat tinggi yaitu sampai jutaan rupiah jika kualitas dari ayam pepetarung atau ayam bangkok ini sangat baik dan sudah dibuktikan perpetarungannya. Hal ini tentu saja akan memberikan untung yang sangat besar bagi para peternak ayam bangkok dan tentu saja hal ini membuat bisnis ayam bangkok sangat diminati.

Cara Ternak Ayam Bangkok

Ternak ayam bangkok
https://pixabay.com

Dalam memelihara atau beternak ayam bangkok tidak jauh beda dengan beternak jenis ayam lainnya, namun tentu saja setiap ayam memiliki perbedaan dalam pemeliharaannya sesuai dengan jenis ayam tersebut.

Berikut ini merupakan hal-hal yang harus anda perhatikan jika akan melakukan ternak ayam bangkok yaitu :

1. Memilih indukan ayam bangkok

cara ternak ayam bangkok
https://pixabay.com

Dalam memilih indukan untuk ternak ayam bangkok yakni termasuk dalam hal yang mendasar, anda harus memilih induk yang lincah, aktif, tidak cacat, sehat. Hal ini dilakukan karena kan memengaruhi kualitas dalam beternak ayam bangkok.

Dalam pemilihan indukan anda juga bisa memilih sepasang indukan yang juara dan berkualitas yang paling terbaik. Dengan indukkan yang sudah berkualitas akan memperbesar kemungkinan menurun kepada anak-anaknya. Dalam ternak ayam bangkok seperti apakah???

Ya, ayam bangkok yang berkualitas disini yaitu seperti pada bibit jantan ciri-cirinya mempunyai kepala yang bentuknya seperti buah pinang. Sedangakan, bibit betina mempunyai kepala yang berbentuk seperti ular. Baik jantan maupun betina yang berkualitas disini tentunya juga memiliki tubuh yang sehat.

2. Kandang ayam bangkok

kandang ayam bangkok
fightingcockjogja.blogspot.com

Hal-hal yang harus anda perhatikan dalam penempatan kandang ayam bangkok yaitu sebagai berikut :
Kandang ayam bangkok harus berjarak minimal lima meter dari pemukiman warga maupun kandang ayam lainnya jika anda juga beternak ayam jenis lain.

Kemudian, kontur tanah diusahakan agar bentuknya datar dan mempunyai sirkulasi udara yang bagus dengan memberikan beberapa pohon di sekitar kandang dan sinar matahari bisa masuk ke dalam kandang dengan sangat baik.

Saluran air harus lancar karena jika hujan turun air pasti tidak akan menggenangi area kandang maupun di sekitar kandang karena jika menggenangi hal ini akan membuat sarang nyamuk yang dapat merusak kesehatan dari ayam bangkok itu sendiri.

Lokasi yang baik yaitu yang ditumbuhi dengan rumput – rumput karena ayam memakan rumput sebagai pengganti dari serat makanan mereka.

Baiknya kandang menghadap ke sinar matahari pagi kemudian agar terhindar dari berbagai macam penyakit yang disebabkan dari luar kandang ayam bangkok yaitu sebaiknya kandang searah dengan arah angin.

Kandang sebaiknya diberi pagar menggunakan kawat atau bambu bahkan bahan lainnya sesuai dengan anggaran yang anda miliki.

Ada tiga macam kandang untuk ayam bangkok yaitu sebagai berikut :

1. Kandang umbaran satuan ayam bangkok

kandang umbaran ayam bangkok
http://www.thor-rooster.com

Kandang jenis ini biasanya terbuat dari kayu dengan ukuran idealnya yaitu memiliki ukuran yang lebarnya 1 meter, tingginya 2,5 meter dan panjang kandangnya 1,5 meter. Kandang ini merupakan kandang yang multifungsi yang juga bisa digunakan sebagai kandang untuk kawin dan untuk kandang anakan yang usianya 1,5 bulan sampai 3 bulan.

2. Kandang postal ayam bangkok

Kandang postal ayam bangkok
http://pitnik-sejati.blogspot.com

Kandang ini digunakan untuk kandang anak ayam yang baru menetas. Karena digunakan untuk anak ayam yang baru menetas tentu saja kandang ini lebih kecil ukurannya jika dibandingkan dengan kandang umbaran.

Dinding kandang postal terbuat dari kawat dan kandang ini harus memiliki pemanas yaitu biasanya menggunakan lampu bohlam sebagai alat pemanas dan untuk alasnya menggunakan sekam. Sekam ini akan diganti minimal sekali selama tiga hari.

3. Kandang tidur ayam bangkok

Seperti namanya kandang tidur kandang ini digunakan untuk tidur pada malam hari oleh ayam bangkok. Kandang ini menyerupai kandang panggung karena alasnya yang ditinggikan. Alas yang ditinggikan disini bertujuan agar ayam bangkok tidak kontak langsung dengan tanah karena saat malam hari tanah akan terasa dingin.

3. Pakan ayam bangkok dan perawatan bibitnya

Setelah ayam betina bangkok bertelur biarkan induknya mengerami telur hingga telur itu menetas. Kemudian, setelah telur itu menetas pisahkan bibit ayam dengan induknya agar perawatnnya lebih mudah dan intensif pada bibit ayam bangkok.

Pada bibit ayam bangkok yang berusia satu sampai dua hari banyak peternak beranggapan hanya cukup diberikan air saja. Nutrisi pada anak ayam bangkok ini atau bibit ayam ini dapat terpenuhi dengan kuning telur yang masih menempel pada bulu – bulu mereka. Tetapi jika usia lebih dari itu maka diberikan makan secukupnya.

Setelah anak ayam bangkok bisa diberikan pakan seperti campuran susu bubuk untuk bayi dengan pur maka dilakukan perbandingan yaitu 1 : 5 untuk anak ayam bangkok yang berusia satu sampai empat bulan untuk pembentukan pada anak ayam itu sendiri seperti tulang, bulu, otot dan bagian tubuh lainnya.

4. Perawatan bagi anak ayam bangkok

Perawatan yang dilakukan pada anakan ayam bangkok dilakukan pada usia dari menetas hingga sampai berusia enam bulan atau sampai mempunyai bulu yang rawis dan leher anak ayam bangkok tersebut telah tumbuh dan jika sudah terjadi hal seperti itu maka sebaiknya di tempatkan di dalam kandang saja.

Hal dilakukan agar terhindar dari banyaknya energi yang hilang karena anak ayam bangkok tersebut banyak bermain. Karena dengan seringnya bermain, energi yang harusnya dipergunakan untuk pertumbuhannya jadi digunakan untuk bermain.

5. Pencabutan bulu pada bibit ayam

Bulu yang tumbuh pada ayam juga harus anda perhatikan karena bulu yang terlalu lebat pada ayam bisa menghabiskan gizi dan asupan makan yang diberikan untuk pertumbuhan pada ayam bangkok itu sendiri.

Untuk keadaan yang lebih baik peternak harus mencabut bulu ayam bangkok pada saat usianya mencapai tiga minggu. Pemotongan bulu ayam bangkok ini dilakukan hanya pada bagian ekor atau sayap. Pada saat usia dua bulan sebaiknya cabut bulu-bulu yang rontok di bagian punggung ayam dan pada leher ayam bangkok.

Hal ini dilakukan agar makanan yang diberikan kepada ayam bangkok dapat diserap dengan optimal untuk pertumbuhan dari ayam bangkok tersebut.

Ciri – Ciri Ayam Bangkok Yang Siap Bertarung

Ayam bangkok yang diperuntukkan untuk petarung yaitu mempunyai ciri – ciri sebagai berikut :

  1. Batok kepala dari tulang ayam bangkok ini sudah kokoh dengan tulang alis yang bentuknya tebal.
  2. Mata masuk ke dalam dan bentuknya sipit serta jernih.
  3. Kulit muka ayam bangkok yang siap petarung memiliki tekstur yang lebih kasar, berwarna merah kemudia tebal.
  4. Bentuk tulang pada ayam bangkok ini rapat dan kasar.

Nah itulah, sekilas informasi seputar ternak ayam bangkok. Semoga dengan banyaknya anda belajar dan informasi yang anda di dapat, akan menjadaikan anda sukses dan menemukan cara beternak ayam bangkok yang tepat. salam terus belajar dan praktek.

Tinggalkan komentar